Sejumlah agen gas di wilayah Kabupaten Pekalongan menyebutkan, kesulitan sebagian warga untuk mendapat gas tiga kilo sekarang ini, dipicu oleh adanya warga mampu dan kalangan industri, yang ikut membeli gas bersubsidi tersebut.
Asrofi,Koordinator Agen Elpiji setempat kepada Radio Kota Batik mengatakan, sebanyak 12 agen dan 1000 pangkalan gas elpiji, selama ini mendapat kiriman stok dalam jumlah yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan per wilayah.
Menurut Asrofi, untuk persediaan elpiji 3 kilo sering cepat habis, karena banyak warga yang tidak semestinya menggunakan gas 3 kilo, justru terus membelinya.
Asrofi menambahkan, untuk mengatasi kelangkaan gas tiga kilo, sudah mulai mengadakan operasi pasar, diantaranya pada Rabu, 15 November, di daerah Tanjungsari dan Kajen. (Khanif – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4919 |
Hits Hari ini |
: | 4381 |
Pengunjung Online |
: | 1 |