
Selain potensi Lokal Batik yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat, keberadaan Radio Kota Batik sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal milik Pemkot Pekalongan, ternyata juga menjadi daya tarik tersendiri sehingga Pemkab Lampung Barat untuk melakukan kunjungan study banding.
Menurut Assisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Lampung Barat, Nata Djudin Amran, pengelolaan Radio Kota Batik akan coba diimplementasikan untuk LPPL Swara Praja.
Kepada Radio Kota Batik, Nata Djudin Amran mengungkapkan, program berita di Radio Kota Batik diharapkan bisa di terapkan pula di LPPL Swara Praja, yang sejauh ini konten berita masih sangat sedikit dibanding konten lainnya.
Nata mengungkapkan, pihaknya secara bertahap akan melakukan survey ke lapangan dulu sebelum menerapkan konten tersebut.
Nata Djudin menambahkan, wilayah Kabupaten Lampung Barat yang berada di daerah pegunungan yang akses tekhnologi oleh masyarakat belum begitu baik, keberadaan radio masih sangat diminati.
(Tri Handayani - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4893 |
Hits Hari ini |
: | 3142 |
Pengunjung Online |
: | 1 |