
Dua dari 11 pasar yang ada di wilayah Kota Pekalongan, yaitu pasar Grogolan dan Pasar Banjarsari, menjadi penyumbang untuk PAD dari retribusi pedagang dan PK5 terbesar.
Menurut Kepala Bidang Pasar dan PK5 Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM setempat, Edy Harsoyo, PAD yang diterima dari pedagang di pasar Grogolan dan Banjarsari mencapai sekitar 700 an juta rupiah, atau lebih besar jika dibanding pasar lainnya.
Kepada Radio Kota Batik, Edy Harsoyo menjelaskan, jumlah pedagang secera keseluruhan dari 11 pasar mencapai 4000 an orang, sedangkan jumlah PK5 di 30 titik yang tersebar di 4 kecamatan, mencapai 1000 an.
Khusus untuk para Pedagang Kaki Lima atau PK5, rata-rata pendapatan retribusi yang masuk ke PAD sebesar 200 juta rupiah.
Regina - Dirhamsyah)