Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia atau PGSI, Edi Setiono menyatakan materi tentang penganut atau penghayat kepercayaan sudah terakomodir dalam muatan lokal atau mulok pelajaran Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan.
Menurut Edi Setiono, pihaknya tidak mempermasalahkan jika penghayat kepercayaan masuk ke dalam kurikkulum karena memang tidak bertentangan dengan prinsip manapun.
Kepada Radio Kota Batik, Edy mengungkapkan daripada membuat satu pelajaran muatan lokal sendiri lebih baik intisari penghayat kepercayaan tersebut dimasukkan ke dalam mulok yang sudah mengakomodirnya.
Edi Setiono menambahkan pada akhirnya yang bisa dilakukan adalah menunggu pemerintah untuk memutuskan. Karena pemerintah pastinya akan memikirkan yang baik bagi pendidikan Indonesia serta menjauhkan perselisihan yang bisa timbul.
Sementara para penganut atau penghayat kepercayaan serta pemeluk enam agama besar di Indonesia jangan sampai berselisih dan tercerai berai serta menjadikan kerukunan nasional tidak kondusif lagi.
Karena pada dasarnya semua agama dan kepercayaan mengajarkan penganutnya budi pekerti yang baik dan menghormati sesama. (Amy Priyono W - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4859 |
Hits Hari ini |
: | 1288 |
Pengunjung Online |
: | 1 |