
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Tegal, menyatakan, puncak musim hujan di wilayah Pantura, diprediksi akan terjadi pada bulan Desember 2017 hingga bulan Februari 2018.
Kepada Radio Kota Batik Siti Nurlatifah mengungkapkan, hal ini membuat peluang untuk terjadinya hujan pun menjadi lebih banyak, terutama di daerah Selatan Pekalongan.
Siti Nurlatifah menjelaskan, pada musim hujan tersebut, intensitasnya masih sedang dengan ukuran hingga 50 milimeter, sedangkan pada saat lebat, intensitasnya bisa mencapai diatas 50 milimeter.
Siti Nurlatifah menambahkan, di wilayah eks-Karesidaenan Pekalongan, potensi hujan lebih sering turun pada siang hingga sore hari. Sehingga masyarakat juga harus diminta lebih waspada terhadap potensi hujan tersebut. (Amy Priyono W- Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4871 |
Hits Hari ini |
: | 5960 |
Pengunjung Online |
: | 1 |