
Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz sangat berharap, pameran seni rupa bisa menjadi destinasi pariwisata yang ada di Kota Pekalongan.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota, saat membuka pameran seni rupa, workshop dan sarasehan keris, yang bertempat di GOR Jetayu, Selasa 28 November 2017.
Menurut Saelany Mahfud, kegiatan ini selaras dengan visi misi dari pemerintah, yaitu menjadikan Kota Pekalongan lebih berbudaya.
Kepada Radio Kota Batik, Wali Kota mengatakan, pihaknya berharap para seniman, budayawan serta penggiat budaya yang lainnya, bisa bangkit dan bergerak. Karena kegiatan ini merupakan penopang dunia pariwisata Kota Batik.
Saelany mengungkapkan, pihaknya menginginkan adanya agenda kesenian dan kebudayaan, yang bisa mendatangkan wisatan domestik maupun asing.
Saelany menambahkan, Pekalongan yang mendapatkan nama sebagai kota kreatif dunia, berharap kepada para seniman, budayawan dan penggiat mampu menjual Kota dengan karyanya.
Sementara itu, ketua Dewan Kesenian setempat, Ragil Harsana mengatakan, kegiatan pameran seni rupa ini di gelar dari 28 November hingga 3 Desember 2017.
Menurut Ragil, kegiatan tersebut diantaranya ada pameran 57 karya lukisan, 46 karya fotografi, 32 karya lukisan anak dan semuanya karya masyarakat Kota Pekalongan.
Selain itu, juga ada 86 keris yang di pamerkan oleh Tosan Aji, yang merupakan koleksi keris dari Tuban hingga Ceribon dan akan membuat diskusi khusus tentang Keris Kyai Suratman.
Ragil menambahkan, tema dalam pameran ini yaitu keberagaman dalam kebersamaan, adalah penyatuan berbagai seni seperti seni rupa, fotografi, keris menjadi satu kesatuan.
( Indra Dwi Purnomo - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4957 |
Hits Hari ini |
: | 2510 |
Pengunjung Online |
: | 1 |