Ikatan Bidan Indonesia atau IBI, Cabang Kota Pekalongan menyatakan semua bidan yang membuka praktek selalu berkoordinasi dengan bidan di Puskesmas setempat.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang setempat Zahidah menjelaskan Bidan Praktek Mandiri atau BPM sejak awal akan men-sceering semua ibu hamil yang datang. Sehingga jika memang sejak awal ada resiko kehamilan akan langsung dikoordinasikan ke sarana rujukan.
Kepada Radio Kota Batik, Zahidah menjelaskan jika ada laporan mengenai ibu hamil beresiko tinggi nantinya akan didatangi oleh pihak puskesmas diberi motivasi dan dikawal sampai melahirkan.
Sementara yang tidak beresiko, setiap bulan dari tiap BPM akan ada laporan ke bidan puskesmas. Sehingga akan terlihat, riwayat dan tempat ibu hamil memeriksakan kandungannya selama ini.
Zahidah menambahkan jika tidak pernah memeriksakan kandungan di puskesmas maka suatu saat ibu hamil akan diberikan saran untuk ke puskesmas. Karena bagaimanapun data ibu hamil di suatu wilayah akan dihimpun di pusatnya yaitu di puskesmas. (Amy Priyono W - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4859 |
Hits Hari ini |
: | 1283 |
Pengunjung Online |
: | 1 |