Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Batang menyatakan kewaspadaan terhadap potensi bencana longsor yang bisa menutupi aliran air dan mengakibatkan bencana banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Yesaya Simanjuntak mengungkapkan dua tahun terakhir di wilayah setempat memang jarang terjadi longsor.
Hanya terjadi beberapa kali longsor kecil baik di wilayah pemukiman ataupun hutan yang terkadang menutup saluran air dan jalan akses utama masyarakat.
Sehingga terkadang mengakibatkan banjir karena salurannya tertimbun tanah. Dan akhirnya air masuk ke pemukiman dan jalan-jalan utama yang biasa dilalui warga.
Yesaya Simanjuntak menyampaikan kadang air meluber melewati jalan dan mengakibatan jalan utama tergerus air dan tanah sehingga beberapa ruas jalan menjadi berlubang dan bergelombang.
Kepada Radio Kota Batik, Yesaya Simanjuntak menjelaskan hal tersebut pernah terjadi di beberapa Desa di Kecamatan Blado, Kecamatan Batang, dan Kecamatan Gringsing. (Amy Priyono W - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4859 |
Hits Hari ini |
: | 1394 |
Pengunjung Online |
: | 1 |