Belum direnovasinya pasar banjarsari membuat lahan parkir di skeitar pasar tidak bisa beroperasi mengakibatkan PAD yang masuk ke Dinas Perhubungan Kota Pekalongan berkurang sekitar 6 juta rupiah per-bulannya.
Kabid Managemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan setempatRestu Hidayat mengatakan di sekitar pasar ada 12 titik parkir yang masing-masing menyetorkan PAD sebesar 400 sampai 500 ribu rupiah.
Kepada Radio Kota Batik Restu Hidayat mengungkapkan prosentase 6 juta rupiah tersebut memang tidak begitu besar jika dibandingkan target PAD parkir yang mencapai 1,5 miliar rupiah. Namun untuk operasional dan pendapatan harian potensi pendapatan yang ada disana termasuk besar.
Restu Hidayat menambahkan untuk menutup pemasukan yang hilang tersebut pihaknya melakukan beberapa tindakan seperti mencari titik-titik lain yang potensional serta melakukan pendekatan secara persuasif kepada jukir agar bisa menaikkan pemasukan dari titik lain. (Amy Priyono W - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4837 |
Hits Hari ini |
: | 5547 |
Pengunjung Online |
: | 1 |