.jpg)
Himbauan dan launching penggunaan sarung batik oleh Wali Kota Pekalongan, pada moment Hari Ulangtahun Kota Pekalongan ke 112 tahun, dinilai oleh pengusaha batik mampu mendongkrak penjualan batik, terutama sarung batik Pekalongan.
Kepada Radio Kota Batik, Owner Batik dan Tenun Xo-Xa Kalungguh, Muhammad Eko Priono mengatakan, himbauan yang disampaikan wali kota dinilai sangat baik, dan diharapkan bisa meningkatkan rekonomi kerakyatan.
Eko menguangkapkan, penjualan sarung retail naik signifikan. Jika pada tujuh tahun lalu awal, merintis usaha sarung batik penjualan retail, rata-rata perbulan hanya seratus kainya saja, saat ini bisa mencapai 500an buah per bulan.
Eko menambahkan, untuk saat ini sudah ada sebanyak 100an pengrajin batik, yang membuat sarung batik di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan.
Pihaknya berharap, kedepan para pengrajin sarung batik, bisa lebih banyak lagi, sehingga bisa menciptakan variasi yang lebih beragam. (Tri Handayani – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4916 |
Hits Hari ini |
: | 4849 |
Pengunjung Online |
: | 1 |