
Pic. Google
Data dari Dinas Kesehatan hingga April 2018 menyebutkan Jumlah warga Kota Pekalongan yang mengidap penyakit kaki gajah atau filariasis kronis mencapai sekitar enam ratus orang.
Meski demikian pihak Dinas Kesehatan memperkirakan masih bisa lebih banyak lagi pengidap kaki gajah /sebab belum semua penderita terdata.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dokter Tuti Widayanti kepada Radio Kota Batik menjelaskan, jumlah penderita penyakit kaki gajah atau filariasis paling banyak ditemukan di daerah endemis seperti Kertoharjo, Jenggot, Banyurip, dan Pabean.
Menurut dokter Tuti penderita umumnya berusia antara 15 sampai 60 tahun sedangkan pada usia anak anak sejauh ini belum ditemukan.
Dokter Tuti Widayanti menambahkan, masyarakat diharapkan ikut mencegah persebaran penyakit kaki gajah dengan memberantas sarang nyamuk dan meminum obat pencegah filariasis tersebut. (Khanif – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4892 |
Hits Hari ini |
: | 1917 |
Pengunjung Online |
: | 1 |