Perusahaan Batik di wilayah Kota Pekalongan dinilai memiliki resiko kerawanan paling tinggi terhadap bahaya kebakaran jika dibandingkan perusahaan lainya.
Hal ini terungkap dalam acara sosialisasi Pencegahan Bahaya Kebakaran di Rumah Sakit Perhotelan Perusahaan, Mall, SPBE dan SPBU di ruang Kalijaga pada Selasa 24 April 2018 kemarin.
Menurut Asisten 2 Pembangunan Sri Wahyuni dalam berbagai peristiwa kabakaran yang terjadi di wilayahnya perusahaan batik menjadi paling sering terjadinya kebakaran.
Sri Wahyuni menambahkan Pemerintah mengajak seluruh masyarakat khususnya para pengelola gedung bertingkat maupun rumah atau kantor yang dikategorikan mudah terbakar agar senantiasa berhati-hati. Pastikan seluruh instalasi listrik dapat berfungsi dengan baik dan normal. ( Indra Dwi Purnomo - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4875 |
Hits Hari ini |
: | 5015 |
Pengunjung Online |
: | 1 |