
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer UNBK SMP di Kota Pekalongan, yang dilaksanakan pada 23 hingga 26 April lalu dinilai berjalan dengan baik dan lancar.
Namun dalam pelaksanaannya, dari sebanyak 5012 siswa yang terdata, ada satu siswa harus mengikuti UNBK susulan dikarenakan tidak bisa hadir karena sakit.
Triyono menjelaskan, mengetahui ada salah satu siswa tidak mengikuti ujian, sekolah penyelengara langsung mendaftarkan yang bersangkutan untuk bisa mengikuti UNBK Susulan, yang akan dilaksanakan pada 7 dan 8 Mei 2018.
Triyono menambahkan, jika dibandingkan tahun sebelumnya, prosentase tingkat kehadiran tersebut relatif sama. Sebab tahun lalu ada juga seorang siswa dari SMP Salafiyah tidak mengikuti UNBK selama 2 hari karena sakit.
(Tri Handayani - Dirhamsyah)
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer UNBK SMP di Kota Pekalongan, yang dilaksanakan pada 23 hingga 26 April lalu dinilai berjalan dengan baik dan lancar.
Namun dalam pelaksanaannya, dari sebanyak 5012 siswa yang terdata, ada satu siswa harus mengikuti UNBK susulan dikarenakan tidak bisa hadir karena sakit.
Triyono menjelaskan, mengetahui ada salah satu siswa tidak mengikuti ujian, sekolah penyelengara langsung mendaftarkan yang bersangkutan untuk bisa mengikuti UNBK Susulan, yang akan dilaksanakan pada 7 dan 8 Mei 2018.
Triyono menambahkan, jika dibandingkan tahun sebelumnya, prosentase tingkat kehadiran tersebut relatif sama. Sebab tahun lalu ada juga seorang siswa dari SMP Salafiyah tidak mengikuti UNBK selama 2 hari karena sakit.
(Tri Handayani - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4875 |
Hits Hari ini |
: | 4880 |
Pengunjung Online |
: | 1 |