
Jumlah lebe perempuan di wialyah Kota Pekalongan sampai kini masih terbilang minim. Akibatnya pengurusan jenazah wanita kadang masih sedikit menemui kendala.
Kepala Sub Bagian Mental Spiritual Bagian Kesra Setda Toro kepada Radio Kota Batik menjelaskan, perbandingan jumlah lebe perempuan dan lebe laki laki kini masih sekitar 1 banding 3.
Selama ini upaya mencari lebe perempuan baru sudah dilakukan diantaranya dengan menggandeng sejumlah lembaga atau organisasi seperti Aisyiyah dan NU namun memang belum banyak membuahkan hasil.
Toro menambahkan, kebanyakan lebe perempuan yang ada sering menolak untuk mengurus jenazah dan lebih tertarik untuk mengurus pernikahan. (Khanif – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4807 |
Hits Hari ini |
: | 1090 |
Pengunjung Online |
: | 1 |