
Jumlah tenaga pengajar laki laki di tingkat Raudlatul Atfhal atau RA di wilayah Kota Pekalongan masih sangat minim. Dari jumlah guru RA yang ada sebanyak 194 orang saat ini baru ada dua guru RA laki laki.
Ketua Ikatan Guru Raudlatul Athfal setempat Manisah kepada Radio Kota Batik menjelaskan, kekurangan guru laki laki itu kemungkinan karena anggapan masyarakat selama ini yang melihat sosok laki laki kurang pas atau kurang luwes untuk mengajar anak TK, PAUD, atau RA.
Manisah berharap kaum laki laki lebih banyak ikut mendaftarkan diri ketika ada kesempatan menjadi guru untuk anak sebab profesi ini juga mulia tidak berbeda dengan tenaga pendidik yang lain. (Khanif - Dirhamsyah