Pada bulan ramadhan nanti PDAM Kota Pekalongan tetap mengoperasionalkan kebutuhan air oleh pelanggan dan tidak membedakannya. Karena secara prinsip pengoperasionalan tetap dilakukan secara optimal yaitu 24 jam sehari.
Kepala Bagian Teknik PDAM Kota Pekalongan Sugiyatmo mengungkapkan, perbedaan hanya terjadi pada jam puncak penggunaan air yang pada hari biasa terjadi pada pagi dan sore hari namun pada bulan ramadhan akan menjadi sore dan dini hari.
Itupun jika melihat kondisi tahun lalu Sugiyatmo menjelaskan, pada bulan ramadhan biasanya ada kecenderungan kenaikan kebutuhan. Yang sebelumnya rata-rata 500 ribu sampai 600 ribu meter kubik per bulan biasanya meningkat 2 sampai 5 %.
Kepada Radio Kota Batik Sugiyatmo mengatakan, pergeseran jam puncak tersebut terjadi karena pola kebutuhan di masing-masing karakter pelanggan Karena di Kota Pekalongan didominasi oleh warga muslim sehingga pada bulan ramadhan kegiatan rutin seperti memasak mengalami pergeseran waktu. (Amy Priyono W – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4807 |
Hits Hari ini |
: | 241 |
Pengunjung Online |
: | 1 |