
Komisi Pemilihan Umum Kota Pekalongan, akan berkordinasi dengan Dindukcapil mengenai KTP warga binaan yang ada di Lapas maupun Rutan setempat.
Kepada Radio Kota Batik, Edi Haryoso, Komisioner KPU mengatakan, tujuannya agar hak pilih warga binaan tidak hilang. Koordinasi mengenai KTP sangat penting, karena hal tersebut sebagai syarat utama untuk bisa memilih.
Menurut Edi, banyak warga binaan yang tidak memegang KTP, karena KTPnya masih banyak yang di pegang oleh penyidik. Nantinya, pihaknya akan meminta Dindukcapil untuk mendata kembali dan memberikan kartu sementara pada warga binaan yang berasal dari Kota Pekalongan.
Kemudian untuk warga binaan yang bukan dari Kota Pekalongan, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU serta Dindukcapil setempat.
Edi menambahkan, nantinya untuk Lapas akan masuk pada TPS 24, sedangkan untuk Rutan masuk pada TPS 23.
Sementara itu, Toni Cristian, salah satu warga binaan lapas mengatakan, ia baru mengetahui dari sosialisasi ini, bahwa pada bulan Juni 2018 akan ada Pilgub Jateng 2018.
Menurut Toni, ia masih terkendala apakah hak pilihnya bisa dipakai atau tidak. Lantaran KTP nya masih di simpan oleh penyidik.
Toni menambahkan, Ia sudah menegatahui dua pasangan calon gubernur Jawa Tengah, Yaitu Ganjar Pranowo - Taj Yasin dan Sudirman Said - Ida Fauziyah.
( Indra Dwi Purnomo – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4918 |
Hits Hari ini |
: | 2466 |
Pengunjung Online |
: | 1 |