Sebanyak 12 titik jalur kereta api di wilayah Daops 4 Semarang, kini kondisinya terpantau menjadi titik yang rawan terhadap bencana banjir dan longsor.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah melaksanakan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi tubuh badan rel, serta akan menambah tenaga pemeriksa jalur rel.
Humas PT KAI Daops 4 Semarang, Suprapto, kepada Radio Kota Batik mengatakan, mengantisipasi kejadian alam ini, pihaknya telah menyiapkan management resiko AMUS atau Alat Material Untuk Siaga.
Menurut Suprapto, di titik strategis seperti di Stasiun Tegal, Pekalongan, Kalibodri, Semarang Tawang, Alastua, Brumbung, Gundih, Cepu dan Gambringan.
Suprapto menambahkan, AMUS ini terdiri dari Peralatan pemelihara jalur rel seperti mesin pemadat tubuh rel, eskavator dan lain-lain.
Kemudian untuk material berupa penyediaan karung berisi pasir dan batu, potongan rel dan potongan suku cadang jembatan, serta para personil yang siap 24 jam dalam menangani kondisi lintas jalur rel, yang dalam sehari terbagi dalam 3 shift kerja. (Tri Handayani - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4807 |
Hits Hari ini |
: | 194 |
Pengunjung Online |
: | 1 |