Kota Pekalongan, selama April 2018 mengalami laju inflasi sebesar 0,08 persen. Inflasi terjadi diantaranya karena pengaruh kenaikan harga pada BBM, telur ayam ras, daging ayam ras dan jeruk.
Staf Distribusi Badan Pusat Statistik setempat, Dinar Tri Utami, kepada Radio Kota Batik mengatakan, laju inflasi juga sempat tertahan oleh penurunan harga pada beras, cabe merah, semen dan gula pasir.
Dinar Tri Utami menambahkan, selama bulan puasa diperkirakan inflasi akan makin tinggi, karena pengaruh kenaikan harga pada sejumlah komoditas. (Khanif – Dirhamsyah)