Pemkot Pekalongan akan melakukan perumusan lebih spesifik untuk penanganan anak punk yang banyak berkegiatan di wilayahnya yang keberadaan mereka dinilai cukup meresahkan warga sekitar.
Kepala Satpol PP setempat Muadi mengungkapkan selama ini meski ada sejumlah upaya yang dilakukan pihaknya dalam menangani permasalahan anak punk namun setelah dilakukan operasi kemudian dibawa ke RPSBM mereka kembali menjadi anak jalanan.
Kepada Radio Kota Batik Muadi mengungkapkan pihaknya juga sudah bekerjasama dengan LSM untuk membina anak punk tersebut. Sehingga harapannya dengan perumusan penanganan tersebut arah penanganan akan lebih baik lagi sebab ada upaya terpadu dari sejumlah instansi lainnya.
Menurut Muadi tindak lanjut kedepan untuk keberadaan anak punk ini tidak hanya pada pembinaan saja namun juga diberikan solusi agar bisa melanjutkan kembali kehidupannya dengan keterampilan yang dimiliki. (Tri Handayani - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4807 |
Hits Hari ini |
: | 254 |
Pengunjung Online |
: | 1 |