Tragedi peledakan bom yang terjadi di Surabaya, mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya Komunitas Gusdurian Kabupaten Batang, yang mengadakan aksi solidaritas dan doa bersama di Alun-Alun setempat.
Kepada Radio Kota Batik, Koordinator Aksi, Sulistyo Hadi mengatakan, peristiwa ini sangat miris, sudah puluhan tahun Indonesia berideologi Pancasila dengan azas Bhineka Tunggal Ika, akan tetapi masih ada orang yang menghilangkan nyawa orang lain karena berlandaskan sentimen agama.
Menurut Hadi, atas dasar kemanusiaan apapun alasannya, apapun faktornya, jelas tidak dibenarkan dalam agama apapun untuk menghilangkan nyawa orang lain.
Selain itu, kegiatan ini juga diikuti PC GP. Ansor, PC IPNU-IPPNU, FKUB, Forum Komunikasi Mahasiswa Batang Indonesia dan Roban Mania elemen lainnya.
Sultyo Hadi menambahkan, dalam kegiatan aksi ini pihaknya ingin menyampaikan pesan damai dengan mimbar bebas, doa bersama dan penggalangan dana, dan juga meminta pada pihak Kepolisian untuk menemukan dan menindak tegas pelaku aksi teror tersebut. (Indra Dwi Purnomo - DIrhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4846 |
Hits Hari ini |
: | 9378 |
Pengunjung Online |
: | 1 |