Pemkot Pekalongan berencana akan membangun sebanyak 375 lapak di pasar darurat dengan menggunakan anggaran tak terduga bagi pedagang yang masih belum kebagian lokasi.
Kepada Radio Kota Batik Sekda setempat Sri Ruminingsih menjelaskan hingga saat ini sudah ada 813 lapak terbangun di Jalan dan Taman Patiunus dan 261 lapak di Jalan Mangga.
Menurut Sekda dari anggaran tak terduga yang dialokasikan untuk pembangunan pasar darurat sebesar 3 milyar rupiah masih cukup untuk membangun 676 lapak lagi.
Namun dari 676 lapak tersebut 375 lapak masih belum kebagian lokasi sebab di Jalan Belimbing, Jalan Rambutan, maupun Jalan Mangga sudah kehabisan tempat.
Sekda menambahkan, rencana lokasi untuk penempatan 375 lapak tersebut masih menunggu kesepakatan dengan pedagang. Namun Taman Sorogenen bisa menjadi lokasi alternatif pasar darurat karena letaknya yang tidak cukup jauh dari pasar darurat lainnya. (Kharisma-Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4952 |
Hits Hari ini |
: | 2605 |
Pengunjung Online |
: | 1 |