Pengurus Pasar Grosir Setono Kota Pekalongan mengaku optimis keberadaan tol fungsional dinilai tidak akan berpengaruh terhadap penjualan batik.
Meskipun imbas tol tahun 2017 lalu sempat menurunkan omset penjualan batik di harapkan hal tersebut tidak kembali terjadi di tahun ini meskipun interchange jalan tol belum bisa digunakan.
Kepada Radio Kota Batik Ketua Koperasi Pengusaha Batik Setono atau KPBS Dzul Ilmi menjelaskan dari pengalaman tahun lalu hal tersebut tidak membuat pihaknya takut para pemudik tidak mampir ke pasar grosir untuk berbelanja batik.
Menurut Dzul Ilmi pihaknya memprediksi apabila terjadi penurunan pun tidak akan se ekstrem tahun lalu yang mencapai 80 persen.
Dzul Ilmi menambahkan, selain itu para pedagang berkeyakinan sudah bersiap menghadapi tol dengan melakukan berbagai inovasi dan promosi yang lebih gencar. (Kharisma - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4807 |
Hits Hari ini |
: | 286 |
Pengunjung Online |
: | 1 |