Pemkab Pekalongan akan membangun tanggul darurat sepanjang 300 meter di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, sebagai upaya untuk mencegah rob agar tidak langsung masuk ke pemukiman penduduk RW 7 desa tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, Bambang Sujatmiko, kepada Radio Kota Batik mengatakan, tanggul darurat itu akan dibangun di sebelah utara pemukiman penduduk di RW 7 Desa Jeruksari.
Menurut Bambang Sujatmiko, wilayah tersebut yang selama ini dinilai menjadi wilayah yang paling parah terdampak rob di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Tanggul darurat itu akan mulai dibangun pada Mei dan ditarget selesai pada Juni 2018, menggunakan APBD Kabupaten Pekalongan senilia 500 juta, dengan material karung pasir.
Bambang Sujatmiko menambahkan, tanggul darurat itu diharap bisa memperkuat sejumlah tanggul lain yang sebelumnya sudah dibangun di wilayah Jeruksari.
(Khanif – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4806 |
Hits Hari ini |
: | 2999 |
Pengunjung Online |
: | 1 |