Kasus perceraian rumah tangga dituding sebagai penyebab munculnya sebagian besar anak jalanan di wilayah Kota Pekalongan.
Sepeti halnya anak jalanan yang dibina di Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat atau RPSBM, mereka mengaku menjadi korban kasus perceraian orang tua.
Kepala RPSBM, Safrizal Munir kepada Radio Kota Batik menjelaskan, di awal bulan puasa ini telah ditangani sebanyak 13 anak jalanan. Mereka berasal dari Kota atau Kabupaten Pekalongan serta Kabupaten Batang.
Menurut Safrizal, anak jalanan tersebut rata rata berusia belasan tahun, yang mengaku kurang mendapat perhatian dari keluarganya, sehingga memilih mencari perhatian dari anak seusia mereka di jalanan.
Safrizal menyayangkan para anak jalanan tersebut setelah dibina dan dikembalikan kepada keluarga atau kerabatnya malah kembali lagi ke jalanan. (Khanif – Dirhamysyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4917 |
Hits Hari ini |
: | 174 |
Pengunjung Online |
: | 1 |