Selama beberapa pekan ini, rob semakin tinggi menggenangi sejumlah pemukiman di Kabupaten dan Kota Pekalongan, sehingga hal ini membuat ratusan warga terpaksa harus bolak balik mengungsi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko kepada Radio Kota Batik menjelaskan rob paling tinggi sering terjadi di Desa Jeruksari Kecamatan Tirto.
Selain itu rob masih mengenangi wilayah Mulyosari, Karang Jompo, Wonokerto, Pecakaran, Api-api, Tratebang, dan Pesangrahan.
Menurut Bambang, sebanyak 305 rumah dengan 600 kepala keluarga, hampir setiap hari tergenang air rob dengan ketinggian bisa mencapai 1 meter lebih.
Setiap hari juga ada sekitar 250 ibu dan anak dari wilayahnya yang terpaksa mengungsi mulai sekitar pukul 5 sore, dan pulang ketika air surut kembali sekitar pukul 1 dinihari.
Bambang Sujatmiko menambahkan untuk keperluan makan sahur dan berbuka, warga selama ini mendapat bantuan makanan seadanya berupa nasi bungkus. (Khanif–Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4806 |
Hits Hari ini |
: | 3095 |
Pengunjung Online |
: | 1 |