Jajaran Kepolisian Resor Pekalongan Kota menyayangkan sikap beberapa masyarakat saat terjadi pembunuhan terhadap Taufiq Yunus di depan ATM BRI cabang Bendan di Jalan Urip Sumoharjo.
Beberapa masyarakat yang datang awal kejadian, beberapa diantaranya banyak yang memegang senjata yang digunakan oleh pelaku untuk menusuk korban, sehingga polisi kesulitan mengungkap identitas pelaku.
Kepada Radio Kota Batik Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi Ferry Sandy Sitepu mengatakan, petugas telah menemukan beberapa sidik jari pada badik yang digunakan untuk menusuk korban.
Petugas cukup kesulitan untuk mengunkap sidik jari, karena tidak begitu jelas, lantaran banyak masyarakat yang datang melihat dan memegangnya.
Ferry Sandy menjelaskan pihaknya menyayangkan badik yang tertinggal itu, banyak sekali sentuhan sidik jari. Oleh karena itu hal ini menjadi pembelajaran untuk seluruh masyarakat.
Apabila ada kejadian serupa dan menemukan barang bukti, untuk tidak memegangnya. Sebab akan memudahkan petugas mengungkap sidik jari yang menempel di barang bukti.
Ferry menambahkan pihaknya meminta doa dari masyarakat, semoga dalam waktu dekat ini pelaku pembunuhan bisa ditangkap. (Indra Dwi Purnomo - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4806 |
Hits Hari ini |
: | 3101 |
Pengunjung Online |
: | 1 |