Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pekalongan saat ini sudah menyiapkan sejumlah lokasi pengungsian untuk korban rob baik di Mushola, Masjid maupun TPQ yang lokasinya lebih tinggi dibanding pemukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD setempat Bambang Sujatmiko kepada Radio Kota Batik mengungkapkan, selain sejumlah tempat tersebut diantaranya Balai Desa Tegaldowo dam Gedung Kopindo Wiradesa juga dimanfaatkan untuk lokasi pengungsian.
Menurut Bambang Posko Induk Lapangan Penanganan banjir rob dan dapur umum juga menempati lokasi Gedung Kopindo tersebut.
Hingga saat ini terdapat sebanyak 30an warga Karangjompo yang masih mengungsi di TPQ Nurul Hidayah terutama wanita dan anak-anak karena rumah mereka masih terendam banjir rob setinggi 75 centimeter. (Tri Handayani - Dirhamsyah)