Ada yang unik dari warga Wuled Kabupaten Pekalongan saat menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa yaitu dengan cara mengikuti lomba ' mercon zlung '.
Kepada Radio Kota Batik Kepala Desa Wuled Wasduki mengatakan perlombaan ini merupakan yang pertama digelar di Desa Wuled.
Tujuannya yang pertama menjalani silahturahmi antar masyarakat Wuled. Kedua, menumbuhkan kembali permainan tradisional yang sudah jarang ditemui.
Menurut Wasduki peserta yang mengikuti perlombaan ini adalah seluruh RT yang ada di Desa Wuled. Setiap RT mengirimkan perwakilannya 3 sehingga total yang mengikuti ada 55.
Wasduki mengungkapkan festival mercon zlung ini digelar setiap hari Jumat saat bulan puasa. Sedangkan untuk penilaiannya dilihat dari suara, kekompakan dan penampilan mercon zlung.
Sementara itu salah soerang peserta lomba mercon zlung dari RT 05 RW 02 Wuled Fadlun mengatakan, permainan Mercon Zlung merupakan permainan tadisional yang sudah jarang ditemui akhir-akhir ini.
Selain itu juga adanya perlombaan ini ialah untuk menjaga kekompakan dari para anak muda dan silahturahmi antar RT se desa Wuled.
Menurut Fadilan, permainan mercon zlung adalah permainan dengan menggunakan bambu petung yang berusia tua. Kemudian bambu ini dilubangi dan diberikan lubang buat diberi minyak tanah untuk menghasilkan suara ledakan dari lubang tersebut.
Fadilan menambahkan, permainan ini sangat aman sekali dan bagusnya dari kalangan semua umur bisa menikmati permainan ini. Harapnya permainan ini akan terus digelar di setiap bulan Ramadhan. ( Indra Dwi Purnomo - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4825 |
Hits Hari ini |
: | 7201 |
Pengunjung Online |
: | 1 |