Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan saat ini tengah fokus melakukan pembersihan sampah pasca banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kepala DLH setempat Purwanti kepada Radio Kota Batik mengatakan volume sampah meningkat dua kali lipat dari biasa dari jumlah perhari 100 ton/ kini menjadi 200 ton.
Ditambah lagi akses jalan menuju ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Degayu juga tidak bisa dilewati selama 2 hari karena terendam banjir sehingga menyebabkan sampah menumpuk dibeberapa titik.
Namun menurut Purwanti sejak Selasa sore aktifitas pengambilan sampah kembali normal dengan menambah jadwal pengambilan sampah serta dibantu tim penyapu jalan untuk mempercepat proses penanganannya.
Purwanti menargetkan, penanganan sampah pasca banjir di Kota Pekalongan akan selesai dalam minggu pertama bulan Februari ini. (Ella – Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4922 |
Hits Hari ini |
: | 163 |
Pengunjung Online |
: | 1 |